Dalam pandangan manusia Jawa nafsu sangat berbahaya karena manusia yang
dikuasai olehnya tidak lagi menuruti akal budinya. Manusia semacam ini tidak
lagi bisa mengembangkan jiwa halusnya, ia semakin mengancam lingkungannya,
menimbulkan konflik dan ketegangan dalam masyarakat dan dengan demikian
membahayakan ketentraman.Untuk mengontrol nafsu-nafsu dapat dilakukan dengan
cara melakukan laku tapa mengurangi makan dan tidur,
menguasai seksual dan sebagainya.
Blog ini berbagi materi seputar perangkat dan materi pembelajaran bahasa jawa
Translate
Sabtu, 18 April 2015
SERAT CENTHINI
Serat Centhini (dalam aksara Jawa: ꦱꦼꦫꦠ꧀ꦕꦼꦟ꧀ꦛꦶꦤꦶ), atau juga disebut Suluk
Tambanglaras atau Suluk Tambangraras-Amongraga, merupakan salah satu karya sastra
terbesar dalam kesusastraan Jawa Baru. Serat Centhini menghimpun segala macam ilmu
pengetahuan dan kebudayaan Jawa, agar tak punah dan tetap lestari sepanjang waktu. Serat
Centhini disampaikan dalam bentuk tembang, dan penulisannya dikelompokkan menurut jenis
lagunya.
Tambanglaras atau Suluk Tambangraras-Amongraga, merupakan salah satu karya sastra
terbesar dalam kesusastraan Jawa Baru. Serat Centhini menghimpun segala macam ilmu
pengetahuan dan kebudayaan Jawa, agar tak punah dan tetap lestari sepanjang waktu. Serat
Centhini disampaikan dalam bentuk tembang, dan penulisannya dikelompokkan menurut jenis
lagunya.
Langganan:
Postingan (Atom)
CANGKRIMAN
BABAGAN CANGKRIMAN Kasusastran Djawa I Tugas Membaca Pemahaman BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Cangkriman kuwi tetembungan utawa ...
-
A. Omah Adat Jawa Omah adat Jawa sing umum dikenal yaiku omah utawa umah sing duwé gaya arsitektur joglo , seliyané iku uga ana umah s...
-
A. Pengantar Aksara Jawa merupakan aksara yang digunakan untuk menuliskan buah pikiran orang Jawa. Menurut cerita rakyat yang ...